•  
  • KSATRIA KENDALISADA
Jumat, 02 November 2012 - 21:38:39 WIB
Puluhan Pramuka Banyumas Ikuti Seminar Kehutanan
Diposting oleh : DKC Banyumas
Kategori: Bidang Abdimas - Dibaca: 529 kali

Derasnya hujan Kota Purwokerto tak menyurutkan semangat Pramuka Banyumas dalam meramaikan acara Seminar Kehutanan yang diselenggarakan pada hari Jumat, 2 November 2012. Tercatat 72 orang peserta memenuhi Gedung Pertemuan Perhutani KPH Banyumas Timur di Jalan Sutedja Purwokerto. Peserta kegiatan berasal dari unsur Pramuka Saka Wanabakti dan perwakilan anggota ambalan dari berbagai SMA/SMK/MA yang tersebar di Kabupaten Banyumas.

Acara seminar yang digelar atas kerja sama Perum Perhutani KPH Banyumas Timur dengan DKC Banyumas ini  di buka oleh Kak Wahyu Handoko selaku Kasi Bina MUda Kwartir Cabang Banyumas mewakili Ka Kwarcab Banyumas yang berhalangan hadir untuk membuka acara Seminar Kehutanan ini. Dalam sambutanya, Kak Wahyu Handoko berpesan agar Pramuka memanfaatkan momen ini sebagai ajang menambah ilmu dan pengalaman khususnya mengenai Kehutanan. Mengambil tema "Peran Pramuka dalam Menjaga Kelestarian Hutan", seminar kali ini nampak dinamis dalam diskusi interaktifnya. Peserta seminar dikenalkan mengenai Potensi Kehutanan Indonesia, Fungsi Hutan bagi Kehidupan, Permasalahan Keamanan Hutan serta ajakan kepada Pramuka untuk berpartisipasi menjaga kelestarian hutan. Kak Sukirno, SH selaku pemateri yang sehari-hari berdinas di Urusan Perencanaan Seksi Pengelolaan Sumber Daya Hutan KPH Banyumas Timur mengaku senang sekali karena berkesempatan membina adik-adik Pramuka.

Dalam seminar, kak Sukirno menjelaskan bahwa hutan memiliki banyak manfaat bagi kehidupan bukan saja bagi manusia, namun juga hewan yang berada di dalamnya. manfaat hutan yang sehari-hari umumnya kita ketahui mungkin hanya sebatas sebagai paru-paru dunia dan sebagai penyimpan cadangan air. Namun di samping manfaat tersebut, hutan juga memiliki potensi komoditi yang banyak, diantaranya pemanfaatan hasil hutan seperti kayu, damar, getah pinus, dan lain-lain. Hutan juga dapat berfungsi sebagai hutan lindung dan kawasan konserfasi bagi tanaman dan hewan tertentu. Banyak pula hutan yang dimanfaatkan sebagai obyek wisata alam yang menarik dan indah. Kak Sukirno berpesan kepada Anggota Gerakan Pramuka, bahwa pelestarian hutan bukan hanya tugas pemerintah, namun juga tanggung jawab masyarakat termasuk Pramuka itu sendiri.

"Pramuka adalah generasi penerus bangsa yang dapat berpartisipasi dalam dinamika kebijakan pembangunan kehutanan", tambahnya.

Diskusi dalam seminar ini bertambah semarak ketika Kak M.Asdiq Fanani yang sehari-hari berdinas di Perhutani sekaligus Kabid Kajian Kepramukaan DKC Banyumas ikut berpartisipasi berbagi ilmu dan pengalamanya yang berhubungan dengan kehutanan di depan peserta seminar.



        

Kak M. Asdiq Fanani saat berbagi ilmu dan pengalamanya di depan peserta seminar.



          

Kak Anggita Menyerahkan Kenang-kenangan Kepada Kak Sukirno dan Foto Bersama Peserta Seminar

Tak terasa hujan mereda dan tiba juga pada penghujung acara. Beruntunglah hutan kita masih ada sehingga hujan tak menjelma menjadi bencana. Saatnya Pramuka untuk mendarmakan satyanya, ikut serta membangun masyarakat. Sisakan sumber mata air untuk anak cucu kita, bukan air mata. Selamat Berkarya, Salam Lestari.


Like Facebook dan Bagikan di Facebook :




Komentar :