•  
  • KSATRIA KENDALISADA
Minggu, 18 November 2012 - 03:00:38 WIB
Candradimuka Para Pemimpin Satuan (Dianpinsat)
Diposting oleh : DKC Banyumas
Kategori: Bidang Giatpram - Dibaca: 994 kali

Selama empat hari sebanyak 32 orang Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega menjalani pendidikan di kawah candradimukanya para pemimpin dan calon pemimpin satuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, yaitu Gladian Pimpinan Satuan atau yang disingkat Dianpinsat yang diselengggaraka oleh Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwartir cabang Banyumas. Kegiatan Dianpinsat ini berlangsung dari tanggal 15-18 November 2012, dibuka oleh Ketua Kwartir Cabang Banyumas Kak Ir. H. Didi Rudwianto, S.H., M.Si. di Sanggar Bhakti Pramuka Kwartir Cabang Banyumas. Dalam sambutanya, Ka Kwarcab menekankan kepada para peserta Dianpinsat agar fokus dalam mengikuti kegiatan, karena kegiatan ini sebagai ajang penempaan bagi para pemimpin satuan. Ketua Sangga Kerja, kak Ahmad Malikul Ngilmi yang sehari-hari menjabat sebagai Anggota Bidang Kajian Kepramukaan DKC Banyumas dalam laporannya kepada Ka Kwarcab mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam mengelola satuan gerak yang diantaranya adalah Ambalan, Racana, Satuan Karya dan Dewan Kerja. Sedangkan sasaran kegiatan Dianpinsat Tahun 2012 ini adalah terciptanya satuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang mempunyai manajemen yang baik, berkemampuan kepramukaan, dan juga mempunyai respon yang cukup terhadap lingkungannya sesuai dengan tema kegiatan ini yaitu "Leadership, Skill, And Responsibility".

Setelah pembukaan di Sanggar Bhakti Pramuka Kwartir Cabang Banyumas, peserta kegiatan bertolak menuju tempat kegiatan utama yaitu di Balai Benih Ikan (BBI) milik DINNAKAN Kabupaten Banyumas yang berlokasi di Desa Singasari Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas. Peserta Gladian Pimpinan Satuan Kwartir cabang Banyumas tahun 2012 berasal dari 16 satuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega di wilayah Kwartir cabang Banyumas dengan rincian 13 Satuan dari Pangkalan SMA/SMK sederajat, 1 Satuan DKR, 1 Satuan Perguruan tinggi (Racana), dan 1 Satuan dari Satuan Karya (Saka Wanabakti Kwarran Wangon). Jumlah keseluruhan peserta adalah sebanyak 32 peserta yang terdiri dari 15 orang Pramuka Putera dan 17 Pramuka puteri.

Sedangkan materi yang disampaikan kepada peserta berjumlah 13 materi diantaranya adalah Pola dan Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega, Kepemimpinan, Menciptakan Kegiatan yang Kreatif, Administrasi Satuan, Sejarah Pramuka Indonesia, Kibaran Cita, Kedewankerjaan, Diskusi T/D, Upacara Pramuka Penegak dan Pandega, SKU dan SKK, Manajemen Organisasi dan Analisis SWOT. Pemateri dalam kegiatan ini berasal dari unsur pimpinan Kwartir cabang, Andalan Kwartir Cabang, Dewan Kerja Daerah Jateng, Dewan Kerja Cabang Banyumas, dan pihak lain yang dipandang perlu dan berkompeten dibidangnya.

Kegiatan ini boleh diaktakan sebagai Kawah Candradimuka bagi pesertanya, karena konsep kegiatannya adalah dari peserta, oleh peserta dan untuk peserta, dimana sangga kerja hanya sebagai fasilitator, sedangkan penggerak kegiatan yang utama adalah peserta sendiri. Para peserta dituntut untuk mampu berfikir cepat dan tepat, serta harus pandai mengambil keputusan, peserta kegiatan juga dikondisikan seolah-olah mereka adalah Anggota suatu satuan (Ambalan), ada yang bertugas sebagai Pradana, Pemangku Adat, Sekretaris, bendahara, ketua bidang dan anggota bidang. Metode pembelajaran dalam Dianpinsat ini adalah penyampaian materi, diskusi, dan studi kasus. Puncak acara Dianpinsat adalah pada hari Sabtu malam, dimana diselenggarakan acara keakraban bernama Kendalisada Night. Dalam acara tersebut para peserta dan Sangga Kerja membaur menjadi satu, menampilkan kebolehan masing-masing dalam olah vokal dan diakhiri dengan sedikit renungan.

Kegiatan Gladian Pimpinan Satuan Kwartir Cabang Banyumas Tahun 2012 ditutup oleh Kak Nur Laeli selaku Bendahara DKC Banyumas mewakili Ketua DKC Banyumas. Setelah acara penutupan, dari bidang kegiatan memberikan arahan tentang Rencana Tindak Lanjut (RTL), dimana RTL ini sebagai wujud seberapa jauh peserta kegiatan ini mampu mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan dalam Kegiatan Dianpinsat dan sebagai syarat mendapatkan Sertifikat kegiatan. Jangka waktu Rencana Tindak Lanjut ini adalah 3 bulan terhitung setelah kegiatan Dianpinsat berakhir. Hasil output yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terciptanya kader-kader Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang cakap dan mengerti akan apa yang harus dimiliki oleh seorang Pramuka khususnya sebagai seorang pemimpin satuan.

Like Facebook dan Bagikan di Facebook :




Komentar :